Dari Ruang Kuliah ke Dunia Profesional, Emilia Meniti Karier dengan Keberanian Belajar
Dunia hospitality yang kini digeluti Emilia Ayu Christianingtyas berawal dari pengalaman magang yang perlahan membuka jalan kariernya.
NUMLIT, SALATIGA — Bagi sebagian lulusan baru, mendapatkan pekerjaan setelah wisuda sering kali menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal berbeda dirasakan Emilia Ayu Christianingtyas.
Perempuan lulusan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah ini justru berhasil meniti karier sejak masih duduk di bangku kuliah hingga kini dipercaya menjadi bagian dari tim marketing communication Gosyen Azana Hotel Salatiga.
Emilia merupakan lulusan Program Studi Public Relations Fakultas Teknologi Informasi UKSW Salatiga tahun 2025. Dunia hospitality yang kini digelutinya ternyata berawal dari pengalaman magang yang perlahan membuka jalan kariernya.
Perjalanannya dimulai saat menjalani On the Job Training (OJT) di Front One Hotel pada September 2023. Setelah itu, ia dipercaya menjadi tenaga casual pada Desember 2023, kemudian naik menjadi daily worker pada April 2024. Kerja keras dan konsistensinya akhirnya membuahkan hasil ketika pada Oktober 2025 ia resmi diangkat sebagai pegawai PKWT.
“Senang sekali karena fresh graduate langsung bisa bekerja tanpa harus bersusah-susah mencari pekerjaan dari nol,” ujar Emilia, saat ditemui di Gosyen Azana Hotel Salatiga, Rabu(13/5/2026).
Karier Emilia semakin berkembang ketika hotel tempatnya bekerja melakukan rebranding menjadi Gosyen Azana Hotel Salatiga pada Januari 2026. Momentum itu sekaligus menjadi tantangan baru baginya untuk terus belajar di dunia marketing communication dan digital branding.

Perempuan yang menyukai dunia digital tersebut mengaku beruntung bisa bekerja di bidang yang sesuai dengan minatnya. Dukungan dari lingkungan kerja juga menjadi faktor penting yang membuatnya terus berkembang.
“Saya merasa beruntung mendapat atasan yang support dan memberi kesempatan untuk terus belajar,” katanya.
Ilmu yang didapat selama kuliah pun kini benar-benar ia rasakan manfaatnya di dunia kerja. Jika selama kuliah lebih banyak mempelajari teori komunikasi dan public relations, kini ia harus langsung terjun menangani berbagai aktivitas komunikasi perusahaan.
Mulai dari mengelola hubungan dengan media, menangani konferensi pers, hingga membangun komunikasi dengan berbagai pihak menjadi bagian dari pekerjaannya sehari-hari.
“Ilmu public speaking sangat kepakai. Dulu waktu kuliah belajar teorinya, sekarang bisa langsung praktik di pekerjaan,” ungkapnya.
Meski begitu, bekerja di dunia hospitality dan komunikasi juga memiliki tantangan tersendiri. Emilia harus bertemu banyak orang dengan latar belakang dan karakter yang berbeda-beda setiap harinya.
“Tantangannya lebih ke bagaimana menyesuaikan diri dengan orang baru dan karakter yang berbeda. Kita juga harus banyak membangun relasi,” ujarnya.
Di tengah kesibukannya bekerja, Emilia juga membagikan pesan sederhana untuk para anak muda dan fresh graduate yang sedang bersiap memasuki dunia kerja. Menurutnya, keberanian mencoba hal baru menjadi salah satu kunci membuka peluang.
“Jangan menutup diri. Perbanyak kenalan dan koneksi, jangan malu belajar, dan jangan takut mencoba hal baru. Karena saat kita mau mencoba, biasanya banyak peluang yang datang,” pesannya.
Bagi Emilia, dunia kerja bukan sekadar tempat mencari penghasilan, tetapi juga ruang untuk terus bertumbuh, belajar, dan mengenal banyak hal baru.
Sebuah perjalanan yang dimulai dari langkah kecil saat magang, lalu berkembang menjadi profesi yang kini ia jalani dengan penuh antusias. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.