Libur Panjang, Kedatangan Penumpang KA di Yogya-Solo Melonjak 73 Persen
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 menambah sejumlah perjalanan kereta tambahan pada periode 13–17 Mei 2026.
NUMLIT, JOGJA — Momentum libur panjang Kenaikan Yesus Kristus dimanfaatkan banyak keluarga untuk bepergian bersama.
Tidak hanya pekerja yang menikmati cuti bersama, pelajar dan mahasiswa yang juga memanfaatkan libur menjadi pemicu meningkatnya mobilitas masyarakat menggunakan kereta api menuju kawasan Yogyakarta dan Solo.
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang menjelang long weekend kali ini. Berdasarkan data Rabu (13/5/2026) pukul 09.00 WIB, sebanyak 26.022 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan angka tersebut meningkat sekitar 73 persen dibanding rata-rata kedatangan penumpang pada hari Rabu biasa yang berkisar 15.000 orang.
“Peningkatan kedatangan penumpang mulai terpantau di stasiun wilayah Daop 6 menjelang long weekend kali ini,” ujarnya.
Tak hanya kedatangan, jumlah penumpang yang berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 6 juga mengalami kenaikan. Hingga Rabu pagi, tercatat 18.911 penumpang diberangkatkan dari berbagai stasiun, naik sekitar 58 persen dibanding hari biasa.
Lonjakan ini menunjukkan tren perjalanan keluarga dan wisata singkat yang mulai marak saat libur panjang. Kota Yogyakarta dan Solo masih menjadi destinasi favorit masyarakat untuk berwisata, pulang kampung, maupun berkumpul bersama keluarga.
Selain dikenal sebagai kota budaya dan pendidikan, kedua wilayah tersebut juga menawarkan banyak pilihan wisata keluarga, kuliner, hingga kegiatan liburan yang cocok dinikmati bersama anak-anak dan mahasiswa yang sedang rehat dari aktivitas sekolah maupun kuliah.
Stasiun Yogyakarta menjadi titik dengan aktivitas penumpang tertinggi. Sebanyak 14.232 penumpang tercatat tiba dan 9.984 penumpang berangkat dari stasiun tersebut. Sementara itu, Stasiun Solo Balapan menerima 6.507 penumpang dan memberangkatkan 5.520 penumpang.

Kenaikan arus penumpang juga terlihat di sejumlah stasiun lain seperti Stasiun Lempuyangan, Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, hingga Stasiun Wates.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 menambah sejumlah perjalanan kereta tambahan pada periode 13–17 Mei 2026. Kereta tambahan tersebut melayani berbagai rute favorit seperti Yogyakarta–Gambir, Solo Balapan–Bandung, Solo Balapan–Gambir, hingga Yogyakarta–Surabaya Gubeng.
Menurut Feni, meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api juga dipengaruhi faktor kenyamanan, ketepatan waktu, keamanan, hingga pembaruan sarana dan prasarana yang terus dilakukan KAI.
“Selain itu, daya tarik Kota Yogyakarta dan Solo sebagai magnet wisata lengkap dengan berbagai holiday activities, budaya unik, serta lanskap alam yang indah juga menjadi faktor meningkatnya kunjungan masyarakat,” jelasnya.
KAI Daop 6 pun mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun mengingat kondisi lalu lintas jalan raya diperkirakan padat selama libur panjang berlangsung. Tiket perjalanan dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun mitra penjualan resmi lainnya. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.