Anak Muda Jadi Kunci Masa Depan Klaten, Ini Pesan Bupati Hamenang
Anak muda harus hadir sebagai bagian dari solusi dengan menghadirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
NUMLIT, KLATEN — Di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, anak muda dituntut tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga penggerak perubahan.
Table Of Content
Pesan itulah yang mengemuka dalam Diskusi Publik bertajuk “Ngobrol Inspiratif: Anak Muda Bagian Solusi Negeri” yang digelar di Pendapa Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (8/6/2026).
Berbeda dari forum formal yang sarat pidato, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan berbagai gagasan dari kalangan generasi muda. Mahasiswa, pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), pelajar SMA, anggota OSIS, Pramuka, hingga pengusaha muda duduk bersama untuk membicarakan masa depan daerah dan bangsa.
Di hadapan para peserta, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan satu pesan sederhana namun penting. Menurutnya, masa muda adalah waktu terbaik untuk memperluas jaringan, mencoba hal-hal baru, dan berani mengambil peluang.

Menurutnya, banyak anak muda sering kali terlalu fokus mencari modal atau kesempatan besar, padahal salah satu kunci kemajuan justru terletak pada kemampuan membangun relasi dan membuka diri terhadap berbagai pengalaman.
“Semakin kita membuka diri, semakin banyak berkomunikasi, jaringan kita akan semakin luas. Dari situlah banyak peluang dan hal-hal baik bisa datang,” ujar Hamenang.
Dari Pertanian ke Pariwisata, Klaten Butuh Ide-Ide Segar
Dalam kesempatan itu, Hamenang juga mengajak generasi muda untuk melihat potensi besar yang dimiliki Klaten.
Selama ini, Klaten dikenal sebagai daerah agraris yang kuat di sektor pertanian. Namun dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah juga terus mengembangkan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Berbagai destinasi wisata berbasis alam, budaya, hingga desa wisata mulai bermunculan dan mendapat perhatian wisatawan. Namun menurut Hamenang, pengembangan potensi tersebut membutuhkan kreativitas dan inovasi yang banyak dimiliki generasi muda.
“Klaten punya potensi besar. Pariwisata yang saat ini terus kita dorong mulai menunjukkan hasil. Tetapi untuk berkembang lebih jauh, tentu dibutuhkan ide-ide segar, kreativitas, dan pemikiran dari anak-anak muda,” katanya.
Baginya, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Anak muda harus hadir sebagai bagian dari solusi dengan menghadirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Masa Muda Adalah Waktu untuk Mencoba
Di hadapan para pelajar dan mahasiswa, Hamenang mengingatkan bahwa usia muda merupakan fase yang penuh keistimewaan.

Saat masih berada di bangku sekolah maupun kuliah, seseorang memiliki ruang yang luas untuk belajar, bereksperimen, bahkan gagal dan bangkit kembali tanpa tekanan sebesar ketika sudah memasuki dunia kerja.
Karena itu, ia mendorong para peserta untuk aktif mengikuti berbagai forum, organisasi, komunitas, maupun kegiatan yang dapat memperluas wawasan dan pengalaman.
“Di usia SMA dan kuliah, kalian punya privilege yang luar biasa. Kalian bisa belajar apa saja, mencoba hal baru apa saja. Forum-forum seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” pesannya.
Menyiapkan Generasi Solutif
Diskusi publik tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi inspirasi, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam membangun daerah.
Di tengah berbagai tantangan bangsa, mulai dari persaingan global, perkembangan teknologi, hingga perubahan sosial, anak muda dinilai memiliki posisi strategis untuk menghadirkan solusi-solusi baru.
Melalui forum semacam ini, Pemerintah Kabupaten Klaten berharap lahir semakin banyak generasi yang tidak hanya kritis dalam melihat persoalan, tetapi juga berani mengambil peran untuk menyelesaikannya.
Sebab bagi Klaten, masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh program pembangunan hari ini, melainkan juga oleh sejauh mana anak mudanya berani bermimpi, membangun jejaring, dan menghadirkan inovasi untuk negeri. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.