Tiga Sekolah di Wonogiri Cetak Nilai Sempurna TKA Matematika, Kerja Guru di Balik Capaian Siswa
SD Negeri 7 Wonogiri, SD Negeri 1 Kerjo Lor Ngadirojo, dan SD Negeri 1 Tekaran Selogiri.
Penyerahan penghargaan kepada perwakilan sekolah yang mendapatkan nilai TKA Matematika sempurna di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Senin (14/9/2026). (dok Pemkan Wonogiri) NUMLIT, WONOGIRI — Di balik sebuah angka sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika 2026, ada proses panjang yang tidak terlihat di lembar hasil ujian.
Ada guru yang mendampingi, kepala sekolah yang memastikan proses pembelajaran berjalan, serta siswa yang berulang kali berlatih menghadapi tantangan akademik.
Gambaran itulah yang tercermin dari capaian tiga sekolah dasar di Kabupaten Wonogiri yang berhasil mengantarkan peserta didiknya meraih nilai sempurna pada TKA 2026 mata pelajaran Matematika.
Tiga sekolah tersebut adalah SD Negeri 7 Wonogiri, SD Negeri 1 Kerjo Lor Ngadirojo, dan SD Negeri 1 Tekaran Selogiri.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Penghargaan diberikan kepada kepala sekolah dan guru yang dinilai berperan dalam mendampingi peserta didik hingga mampu mencapai hasil tersebut.
Penghargaan diserahkan dalam apel pagi di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Senin (14/9/2026).
Bagi dunia pendidikan, nilai sempurna memang terlihat sebagai hasil akhir. Namun, angka tersebut sesungguhnya merupakan titik temu dari berbagai proses yang berlangsung jauh sebelum siswa duduk mengerjakan soal.
Nilai Sempurna Bukan Hanya Milik Siswa
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Sriyanto, menempatkan capaian tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja para pendidik.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi kepala sekolah dan guru yang telah mendampingi peserta didik hingga mampu meraih nilai sempurna pada TKA mata pelajaran matematika,” ungkap Sriyanto.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan siswa tidak berdiri sendiri.
Kemampuan menyelesaikan soal matematika membutuhkan fondasi pembelajaran yang dibangun secara bertahap. Dari pemahaman konsep, latihan, pendampingan, hingga keberanian siswa menghadapi ujian.
Karena itu, penghargaan kepada kepala sekolah dan guru menjadi bagian penting dari capaian tersebut. Prestasi siswa sekaligus menjadi refleksi dari ekosistem pembelajaran yang berlangsung di sekolah.
Tiga Sekolah, Satu Pesan untuk Pendidikan Wonogiri
Keberhasilan tiga sekolah tersebut juga memperlihatkan bahwa capaian akademik dapat muncul dari berbagai satuan pendidikan.
SD Negeri 7 Wonogiri berada di wilayah perkotaan Kabupaten Wonogiri. Sementara SD Negeri 1 Kerjo Lor berada di Kecamatan Ngadirojo dan SD Negeri 1 Tekaran berada di Kecamatan Selogiri. Perbedaan lokasi tidak menghalangi munculnya prestasi.

Hal ini memberikan pesan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bukan semata-mata persoalan lokasi sekolah, tetapi juga berkaitan dengan proses pembelajaran, pendampingan guru, serta lingkungan yang mendukung siswa untuk berkembang.
TKA sendiri menjadi salah satu momentum bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan akademiknya. Dalam konteks tersebut, matematika memiliki tantangan tersendiri karena siswa tidak cukup hanya menghafalkan rumus, tetapi juga perlu memahami konsep dan menerapkannya dalam penyelesaian persoalan.
Nilai sempurna yang diraih siswa dari tiga sekolah tersebut menjadi catatan positif bagi pendidikan dasar di Wonogiri.
Dari Prestasi Menjadi Inspirasi
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai seremoni penghargaan.
Sriyanto berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi sekolah dan guru lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Prestasi hari ini, menjadi inspirasi untuk terus memajukan pendidikan Wonogiri,” pungkasnya.
Pesan tersebut membuat capaian tiga sekolah memiliki makna yang lebih luas. Satu nilai sempurna memang diraih oleh seorang siswa. Namun, proses untuk sampai pada angka tersebut melibatkan banyak tangan dan berlangsung dalam waktu yang tidak singkat.
Guru mengajarkan, siswa berlatih, sekolah mendukung, dan lingkungan pendidikan memberikan ruang untuk berkembang.
Pada akhirnya, angka sempurna dalam TKA Matematika 2026 bukan hanya tentang siapa yang mampu menjawab seluruh soal dengan tepat. Ia juga menjadi pengingat bahwa prestasi akademik lahir dari proses pendidikan yang dikerjakan bersama.
Dan bagi Wonogiri, capaian tiga sekolah tersebut membawa satu pesan sederhana. Ketika siswa diberi ruang untuk tumbuh dan guru terus mendampingi, prestasi dapat muncul dari berbagai penjuru daerah. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.