Asah Logika dan Retorika, Cabdin Pendidikan Wilayah VII Gelar Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat SMA
Lomba ini untuk menjaring bibit unggul yang nantinya akan mewakili Surakarta ke tingkat provinsi maupun nasional.
NUMLIT, SURAKARTA – Dalam upaya meningkatkan literasi, berpikir kritis, dan kemampuan berargumentasi generasi muda, Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) Tingkat Kota Surakarta, Senin (4/5/2026).
Acara bergengsi yang digelar berkat kerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kota Surakarta ini bertempat di SMA Negeri 7 Surakarta sebagai tuan rumah penyelenggara.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 tim terbaik perwakilan dari SMA/MA negeri maupun swasta di seluruh penjuru Kota Surakarta.
Dengan mengusung tema “Membangun Generasi Kritis, Cerdas, dan Berkarakter melalui Debat”, para peserta ditantang untuk membedah berbagai isu kontemporer dari sudut pandang pro maupun kontra.
Kepala Sie SMA/SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah, Edi Purwanto, S.E., M.M, dalam sambutannya menekankan bahwa debat bukan sekadar ajang adu mulut, melainkan wadah intelektual.
“Lomba ini adalah sarana bagi siswa untuk melatih critical thinking. Di tengah arus informasi yang begitu cepat, kemampuan untuk memvalidasi data dan menyusun argumen yang logis adalah keterampilan yang wajib dimiliki siswa masa kini,” ujarnya saat membuka acara.
Wakil Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kota Surakarta, Drs. Sriyono, mengatakan sistem lomba debat Bahasa Indonesia menggunakan sistem gugur dengan mosi (topik) yang mencakup ekonomi, pendidikan, teknologi, dan budaya.

“Dari 20 sekolah yang menjadi peserta, hasil akhirnya juara I diraih MAN 1 Surakarta, juara II SMAN 3 Surakarta, dan juara III diraih SMA Al-Islam 1 Surakarta,” kata Sriyono, seusai acara.
Sementara itu, penghargaan juga diberikan kepada best speaker yaitu Anggito Abimanyu (MAN 1 Surakarta), Farras Rafif Arkanega (SMA Negeri 3 Surakarta), dan Gabriel Abimanyu Putra Kurniawan Dharmanto (SMA Negeri 1 Surakarta).
Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kota Surakarta, Dr. Sawitri, S.Pd., M.Pd. menambahkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menyeragamkan standar kompetensi debat di tingkat sekolah menengah.
“Kami ingin menjaring bibit unggul yang nantinya akan mewakili Surakarta ke tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.