Juara Tahfidz Diganjar Sepeda, Akhirussanah PAUD GIIS Jadi Panggung Apresiasi Anak-anak Girimarto
Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter dan nilai-nilai positif yang tertanam sejak dini.
NUMLIT, WONOGIRI — Suasana haru sekaligus penuh kebanggaan mewarnai acara Akhirussanah PAUD Terpadu Gema Insani (GIIS) Angkatan V Tahun Ajaran 2025/2026 di Gedung PGRI Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Minggu (14/6/2026).
Tidak sekadar menjadi momen pelepasan siswa, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi atas berbagai capaian anak-anak, termasuk prestasi menghafal Al-Qur’an yang mendapat penghargaan khusus berupa hadiah sepeda.
Ratusan orang tua tampak antusias menyaksikan putra-putri mereka mengikuti prosesi wisuda, menampilkan berbagai pertunjukan, hingga menerima penghargaan atas prestasi yang diraih selama menempuh pendidikan anak usia dini.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah penyerahan hadiah kepada peserta didik terbaik dalam program Tahfidz Juz 30.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus mencintai Al-Qur’an sejak dini, pihak sekolah memberikan hadiah utama berupa sepeda kepada juara tahfidz.
Tepuk tangan meriah dari para orang tua dan tamu undangan mengiringi penyerahan hadiah tersebut. Bagi banyak orang tua, penghargaan itu bukan sekadar hadiah, melainkan simbol keberhasilan anak-anak dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Kepala Satuan Pendidikan PAUD Terpadu Gema Insani, Siti Chuzaimah, mengatakan akhirussanah merupakan momentum untuk memberikan penghargaan kepada seluruh peserta didik atas proses belajar yang telah mereka jalani selama satu tahun ajaran.
“Ini bukan hanya acara perpisahan, tetapi juga bentuk apresiasi atas perkembangan dan prestasi anak-anak. Kami berterima kasih kepada seluruh orang tua, guru, dan semua pihak yang telah mendukung proses pendidikan selama ini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bunda PAUD Kecamatan Girimarto, Dwi Estiningsih. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membangun fondasi karakter, akhlak, dan kesiapan anak untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter dan nilai-nilai positif yang tertanam sejak dini.
Ia juga mengapresiasi berbagai program yang dijalankan PAUD Terpadu Gema Insani, terutama dalam penguatan pendidikan karakter dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik.
“Kami berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah terus terjalin dengan baik untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan,” katanya.
Selain prosesi wisuda, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan peserta didik yang menunjukkan kreativitas dan keberanian tampil di depan umum.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan bekal karakter dan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan sejak usia dini.
Melalui akhirussanah ini, PAUD Terpadu Gema Insani tidak hanya melepas para siswa menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tetapi juga menegaskan pentingnya memberikan ruang apresiasi kepada anak-anak atas setiap proses dan prestasi yang mereka capai.
Di usia yang masih sangat muda, mereka telah belajar bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap ilmu akan selalu mendapat penghargaan. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.