ITB AAS Indonesia Buka Jalur RPL dan Study Abroad Thailand, Tawarkan Kuliah Fleksibel dengan Biaya Terjangkau
ITB AAS Indonesia menjadi pilihan pendidikan tinggi bagi generasi muda yang ingin melanjutkan studi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja modern.
NUMLIT, SUKOHARJO — Institut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Indonesia terus memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai program unggulan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja modern.
Perguruan tinggi swasta yang berada di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, itu kini membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 dengan sejumlah pilihan jalur masuk, mulai reguler, transfer, hingga Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Program RPL menjadi salah satu jalur yang cukup diminati karena memberikan kesempatan bagi masyarakat yang sudah bekerja maupun lulusan diploma untuk melanjutkan pendidikan dengan pengakuan pengalaman kerja dan capaian pembelajaran sebelumnya sebagai satuan kredit semester (SKS).
Melalui jalur tersebut, mahasiswa bahkan berkesempatan lulus lebih cepat tanpa harus menempuh seluruh tahapan perkuliahan konvensional.

Adapun program studi yang tersedia di antaranya S1 Informatika, D4 Kebijakan dan Manajemen Pajak, S1 Akuntansi, S1 Ekonomi Syariah, hingga S1 Manajemen. Selain itu, ITB AAS Indonesia juga membuka program studi baru seperti S1 Hukum dan D3 Kebidanan yang dirancang menyesuaikan perkembangan kebutuhan dunia kerja.
Staf Humas ITB AAS Indonesia, Putri Widya Lestari Wahyuningrum, mengatakan kampus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi yang fleksibel sekaligus terjangkau bagi masyarakat.
“Kenapa harus kuliah di ITB AAS Indonesia? Karena tersedia banyak program beasiswa, mulai beasiswa prestasi, hafiz quran, luar pulau, hingga KIP Kuliah gratis sampai lulus,” ujarnya, saat diwawancarai di kantornya, Senin (25/5/2026).
Menurut Putri, sistem perkuliahan di ITB AAS Indonesia juga dirancang adaptif dengan kebutuhan mahasiswa. Selain kelas reguler pagi, tersedia pula kelas sore dan kelas karyawan sehingga memudahkan mahasiswa yang sudah bekerja tetap dapat melanjutkan studi.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga memiliki kesempatan mengikuti program pertukaran pelajar atau academic visit ke Thailand yang rutin digelar setahun sekali sebagai bagian dari penguatan pengalaman internasional mahasiswa.
“Program pertukaran pelajar ke Thailand menjadi salah satu pengalaman yang banyak diminati mahasiswa karena memberi wawasan internasional sekaligus pengalaman akademik di luar negeri,” katanya.
Hal senada disampaikan Staf Humas ITB AAS Indonesia lainnya, Iin Lutfiah Nur Laini. Ia menjelaskan kampus berkomitmen menjaga kualitas pendidikan dengan biaya yang tetap ramah di kantong masyarakat.
Biaya uang gedung, kata dia, berkisar Rp2 juta hingga Rp3,5 juta tergantung gelombang pendaftaran. Sementara biaya SPP dan praktik untuk jenjang D3 sekitar Rp350.000 per bulan dan S1 sekitar Rp400.000 per bulan.
“Fasilitas pembelajaran juga terus kami tingkatkan. Kelas sudah dilengkapi AC dan LCD untuk menunjang kenyamanan belajar mahasiswa,” jelasnya.
Selain menawarkan biaya terjangkau, ITB AAS Indonesia juga memberikan fleksibilitas pembelajaran melalui sistem hybrid learning yang memadukan perkuliahan tatap muka dan daring.
Kampus yang dikelola Yayasan Amaliyah Ilmi Surakarta tersebut juga menyiapkan berbagai jalur pendidikan lanjutan bagi lulusan SMA/SMK maupun mahasiswa transfer dari kampus lain.

Salah satu calon mahasiswa baru, Aleta Purirahma, warga Singopuran, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, mengaku memilih melanjutkan studi di ITB AAS Indonesia karena lokasi kampus yang dekat dengan rumah serta program studinya sesuai minatnya.
“Saya baru saja lulus dari SMK Batik 1 Surakarta. Saya ingin kuliah di ITB AAS karena dekat dengan rumah dan sesuai dengan peminatan saya di bidang manajemen. Saya ambil jurusan S1 Manajemen,” ujarnya, saat dimintai komentar di sela-sela mengurus pendaftaran di kampus ITB AAS.
Dengan berbagai program unggulan, mulai jalur RPL, biaya kuliah terjangkau, hingga kesempatan study abroad, ITB AAS Indonesia berharap dapat menjadi salah satu pilihan pendidikan tinggi bagi generasi muda yang ingin melanjutkan studi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja modern.
ITB AAS Indonesia saat ini memiliki dua kampus untuk menunjang pembelajaran. Kampus I berlokasi di Jl. Slamet Riyadi No 361, Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo (barat Underpass Makamhaji). Kampus II berlokasi di Jl. Hamzah Raya, Kudusan, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.