Univet Kenalkan Jalur RPL di Giritontro, Pekerja Kini Bisa Kuliah Lebih Cepat
Melalui Program RPL, Univet Bantara Sukoharjo menawarkan jalur kuliah yang lebih fleksibel tanpa harus mengulang seluruh proses pembelajaran dari awal.
NUMLIT, WONOGIRI – Kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi kini semakin terbuka bagi masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja.
Melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menawarkan jalur kuliah yang lebih fleksibel tanpa harus mengulang seluruh proses pembelajaran dari awal.
Program tersebut disosialisasikan kepada berbagai elemen masyarakat dalam rapat koordinasi yang digelar di Pendapa Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimcam, pemerintah desa, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga berbagai instansi itu menjadi momentum memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Wonogiri.
Dalam sosialisasi tersebut, tim Univet Bantara memperkenalkan Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 dengan menitikberatkan pada Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Melalui skema tersebut, pengalaman kerja maupun kompetensi yang telah dimiliki seseorang dapat diakui sebagai bagian dari proses pembelajaran, sehingga masa studi berpotensi menjadi lebih singkat dibandingkan jalur reguler.
Selain RPL, Univet Bantara juga memperkenalkan berbagai program studi unggulan serta beragam pilihan beasiswa yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Sosialisasi tersebut mendapat perhatian peserta rapat karena membuka perspektif baru bahwa kuliah kini dapat ditempuh dengan sistem yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya bagi mereka yang telah bekerja atau memiliki pengalaman profesional.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemerataan akses pendidikan tinggi di wilayah selatan Kabupaten Wonogiri, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan yang lebih inklusif.
Seusai sosialisasi, rapat dilanjutkan dengan finalisasi persiapan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Giritontro.
Camat Giritontro, Sangga Ota Kharisma, memimpin pembahasan teknis pelaksanaan rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga komunitas kepemudaan.
Sedikitnya terdapat belasan agenda yang telah disepakati, di antaranya jalan sehat, lomba mewarnai, kejuaraan pencak silat, turnamen olahraga, donor darah, pengukuhan Paskibraka, malam tirakatan, upacara peringatan HUT RI, karnaval budaya, resepsi wayang, hingga program kebersihan lingkungan dan penguatan UMKM.
Menurut Sangga, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan seluruh program yang akan dilaksanakan.
“Semoga peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Giritontro menjadi momentum kebangkitan dan kebersamaan kita. Mari kita rayakan dengan penuh semangat serta mempererat silaturahmi dan gotong royong,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat tidak hanya menyukseskan peringatan kemerdekaan, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program yang telah dirancang bersama. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.