Kampus Baru UIN Raden Mas Said di Karanganyar bakal Perluas Akses Pendidikan
Pembangunan kampus baru menjadi bagian dari strategi jangka panjang universitas dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyesuaikan kebutuhan masa depan.
NUMLIT, KARANGANYAR — Pembangunan Kampus 3 UIN Raden Mas Said Surakarta di wilayah Lalung, Karanganyar, Jawa Tengah, tak hanya dipandang sebagai proyek pengembangan pendidikan tinggi. Kehadirannya juga diproyeksikan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Hal itu mengemuka dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan kampus baru yang digelar Jumat (8/5/2026). Kampus tersebut dirancang untuk menjawab meningkatnya jumlah mahasiswa sekaligus membuka ruang pengembangan fakultas dan program studi baru.
Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Toto Suharto, mengatakan pembangunan Kampus 3 menjadi bagian dari strategi jangka panjang universitas dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyesuaikan kebutuhan masa depan.
“Jumlah mahasiswa terus bertambah setiap tahun. Karena itu kami perlu menyiapkan ruang pengembangan baru, termasuk untuk fakultas-fakultas yang relevan dengan potensi daerah,” ujarnya kepada wartawan.
Di kampus baru tersebut, UIN Raden Mas Said Surakarta berencana membuka sejumlah fakultas baru seperti Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Budaya. Selain itu, beberapa fakultas existing juga akan dikembangkan agar lebih spesifik dan adaptif terhadap kebutuhan dunia pendidikan maupun industri.
Namun dampak pembangunan kampus ini diperkirakan tidak berhenti di sektor akademik saja. Kehadiran ribuan mahasiswa nantinya diyakini akan memicu tumbuhnya berbagai usaha masyarakat, mulai dari kuliner, kos-kosan, jasa fotokopi, hingga UMKM berbasis kebutuhan mahasiswa.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menilai pembangunan kampus tersebut sebagai peluang besar bagi masyarakat lokal.
“Kalau kampus ini berkembang besar dan mahasiswanya semakin banyak, otomatis ekonomi warga sekitar juga akan bergerak. Warung makan, kos-kosan, dan UMKM pasti ikut tumbuh,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat ikut menjaga proses pembangunan agar berjalan lancar dan memberi manfaat jangka panjang bagi daerah.
Pendidikan Lebih Dekat untuk Anak Muda Karanganyar
Selain dampak ekonomi, pembangunan kampus baru ini juga diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Karanganyar dan sekitarnya.
Dengan hadirnya program studi baru, termasuk Desain Komunikasi Visual (DKV), warga lokal diharapkan memiliki lebih banyak pilihan pendidikan tanpa harus merantau jauh ke kota besar.
Saat ini, UIN Raden Mas Said Surakarta telah memiliki 47 program studi, enam fakultas, dan satu program pascasarjana. Pengembangan Kampus 3 dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan tenaga pengajar dan kualitas akademik.
Pihak kampus menegaskan bahwa pengembangan institusi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan fisik, tetapi juga membangun keterhubungan dengan masyarakat sekitar.
“Kampus tidak boleh menjadi menara gading. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat dan menjadi bagian dari pengembangan kawasan,” ujar Toto.
Dengan dimulainya pembangunan Kampus 3 ini, Karanganyar tak hanya bersiap memiliki kawasan pendidikan baru, tetapi juga peluang lahirnya ekosistem ekonomi dan sosial yang berkembang bersama dunia akademik. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.