Keren Banget, UGM Melesat ke Peringkat 41 Dunia
Pemeringkatan yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian SDGs PBB, UGM memperoleh skor keseluruhan 93,2 dari 100 dan masuk jajaran 41 universitas paling berdampak di dunia dari...
NUMLIT, JOGJA – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di panggung internasional.
Table Of Content
Kampus tertua di Indonesia itu berhasil menembus peringkat 41 dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rankings 2026, sekaligus mencatat lonjakan signifikan dibanding tahun lalu yang masih berada di posisi ke-82.
Dalam pemeringkatan yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UGM memperoleh skor keseluruhan 93,2 dari 100 dan masuk jajaran 41 universitas paling berdampak di dunia dari 1.603 perguruan tinggi yang berpartisipasi.
Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyebut peningkatan tersebut menjadi bukti bahwa komitmen UGM terhadap pembangunan berkelanjutan semakin mendapat pengakuan internasional.
“Capaian ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut mencerminkan semakin kuatnya reputasi akademik sekaligus komitmen UGM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat global,” ujar Ova, Kamis (25/6).
Menurutnya, peningkatan peringkat tersebut didorong oleh membaiknya performa UGM pada hampir seluruh indikator SDGs yang menjadi dasar penilaian THE.
Masuk 10 Besar Dunia untuk Pengentasan Kemiskinan
Salah satu capaian paling menonjol diraih UGM pada SDG 1: No Poverty (Tanpa Kemiskinan).
Dalam kategori ini, UGM berhasil menempati peringkat ketujuh dunia, menjadikannya salah satu universitas dengan kontribusi terbaik dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Selain itu, UGM juga menunjukkan performa impresif pada sejumlah indikator lainnya.
Pada SDG 2 (Zero Hunger), UGM berada di peringkat ke-16 dunia, kemudian SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) di posisi ke-47 dunia, serta SDG 17 (Partnership for the Goals) di peringkat ke-73 dunia.
Tak hanya itu, sejumlah indikator lain juga menempatkan UGM dalam kelompok universitas terbaik dunia.
UGM berhasil masuk 50 besar dunia untuk SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan posisi ke-27 serta SDG 6 (Clean Water and Sanitation) di peringkat ke-29.
Sementara pada kelompok 100 besar dunia, UGM menempati posisi ke-51 untuk SDG 7 (Affordable and Clean Energy), peringkat ke-60 pada SDG 4 (Quality Education), peringkat ke-86 untuk SDG 12 (Responsible Consumption and Production), serta peringkat ke-90 pada SDG 14 (Life Below Water).
Terbaik di Indonesia pada Tiga SDGs
Prestasi UGM tidak hanya diakui di tingkat global. Di tingkat nasional, UGM juga menjadi perguruan tinggi terbaik Indonesia pada tiga indikator pembangunan berkelanjutan.
UGM menempati posisi pertama nasional pada SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Menurut Ova, capaian tersebut menunjukkan bahwa prinsip keberlanjutan telah menjadi bagian dari tata kelola universitas, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat hingga pengelolaan institusi.
Momentum Kebangkitan UGM di Panggung Dunia
Kenaikan peringkat dalam THE Sustainability Impact Rankings melengkapi sederet prestasi internasional yang diraih UGM sepanjang tahun ini.
Sebelumnya, UGM juga mencatat peningkatan dalam QS World University Rankings 2027, naik dari peringkat 224 menjadi 206 dunia.
Dengan dua capaian tersebut, UGM semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global, tidak hanya melalui kualitas akademik, tetapi juga lewat kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan dunia, mulai dari kemiskinan, ketahanan pangan, energi bersih, hingga pembangunan berkelanjutan.
Bagi UGM, keberhasilan ini bukan sekadar soal posisi dalam pemeringkatan internasional.
Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi pengakuan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai motor inovasi dan perubahan sosial yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dunia. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.