Patut Ditiru, Pembiasaan Adiwiyata di MAN 2 Karanganyar
Pembiasaan Adiwiyata menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
NUMLIT, KARANGANYAR — Pembiasaan Adiwiyata MAN 2 Karanganyar, Jateng, diimplementasikan dengan kegiatan pembuatan tong sampah pilah organik dan anorganik dari wadah cat bekas pada Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, serta tim Adiwiyata madrasah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
Pentingnya memilah sampah sejak dini disampaikan oleh ketua tim Adiwiyata kepada kader adiwiyata meliputi kelas X dan XI MAN 2 Karanganyar yang dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengolah wadah cat bekas menjadi tong sampah yang layak pakai.
Proses pembuatan dimulai dari pembersihan wadah menggunakan air dan sabun untuk menghilangkan sisa cat, kemudian dikeringkan sebelum masuk tahap pengecatan ulang yang termasuk ke dalam konsep 5R (Refuse, Reduce, Reuse, Repurpose, Recycle).

Kepala MAN 2 Karanganyar Muawanatul Badriyah menyampaikan kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan madrasah, tetapi juga menanamkan karakter peduli lingkungan kepada siswa.
“Melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar bahwa barang bekas masih memiliki nilai guna jika dikelola dengan baik pihak madrasah juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan tong sampah tersebut,” ujarnya.
Hasil dari kegiatan ini berupa puluhan tong sampah yang akan ditempatkan di berbagai sudut lingkungan madrasah, seperti di depan kelas, taman, dan area kantin.
Pemanfaatan barang bekas ini merupakan bentuk implementasi prinsip ramah lingkungan sekaligus upaya mengurangi limbah tidak terpakai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan MAN 2 Karanganyar dalam mewujudkan madrasah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan sesuai dengan prinsip Adiwiyata.
Pihak madrasah juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan tong sampah tersebut sehingga Adiwiyata tidak hanya sebagai program madrasah tapi sebagai pembiasaan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, MAN 2 Karanganyar terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga berwawasan lingkungan. (Damar Sri Prakoso/*)



No Comment! Be the first one.