Wisudawan Berprestasi Jadi Sorotan, UNS Beri Penghargaan bagi Lulusan Tercepat dan Termuda
UNS memberikan penghargaan kepada lulusan tercepat dan termuda dari berbagai jenjang pendidikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, disiplin, dan konsistensi mereka selama menempuh studi.
NUMLIT, SURAKARTA — Momen Wisuda Periode V Tahun 2026 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tak hanya menjadi perayaan kelulusan 619 wisudawan, tetapi juga panggung apresiasi bagi para mahasiswa dengan capaian akademik luar biasa.
UNS memberikan penghargaan kepada lulusan tercepat dan termuda dari berbagai jenjang pendidikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, disiplin, dan konsistensi mereka selama menempuh studi.
Penghargaan tersebut diberikan kepada lulusan program Diploma 3 (D3), Sarjana Terapan (D4), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).
Prestasi mereka menjadi bukti bahwa komitmen, kerja keras, dan manajemen waktu yang baik mampu mengantarkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan dengan hasil membanggakan.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Dr. Imam Samodra dari Program Studi Pendidikan IPA yang dinobatkan sebagai wisudawan tercepat jenjang doktor. Ia berhasil menuntaskan studi hanya dalam waktu 2 tahun 9 bulan.

Bagi Imam, perjalanan doktoral di UNS bukan sekadar mengejar gelar akademik, melainkan proses pembentukan karakter sebagai peneliti dan pendidik.
“Menempuh studi doktor di Prodi Pendidikan IPA merupakan perjalanan yang mengubah cara saya berpikir, meneliti, dan mengabdi. Di sini saya tidak hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga ditempa menjadi pembelajar sepanjang hayat yang menjunjung tinggi integritas, kolaborasi, inovasi, dan kontribusi bagi kemajuan pendidikan. Terima kasih kepada UNS yang telah menjadi rumah belajar, ruang untuk bertumbuh, dan tempat mengembangkan mimpi serta pengabdian,” ujarnya.
Selain Imam, penghargaan juga diberikan kepada Dr. Rahmaditya Khadifa Abdul Rozzaq Wijaya dari Program Studi Linguistik sebagai wisudawan doktor termuda dengan usia 29 tahun 9 bulan.
Pada jenjang magister, M. Rizal Anggit Putra, M.E. menjadi lulusan tercepat setelah menyelesaikan studi hanya dalam 1 tahun 3 bulan. Sementara gelar wisudawan termuda diraih Feline Izza Nisa’u dari Program Studi Sosiologi yang lulus di usia 23 tahun.
Untuk jenjang sarjana, penghargaan lulusan tercepat diberikan kepada M. Restuzoga Alfabrilyan, S.Pd. dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi yang menyelesaikan studi dalam 3 tahun 5 bulan. Adapun lulusan termuda diraih Ardita Ayu Wulandari, S.Ling. yang diwisuda pada usia 20 tahun 7 bulan.
Pada program Sarjana Terapan, Rofi’ah Muizzah, S.Tr.Sos. menjadi wisudawan tercepat dengan masa studi 4 tahun 6 bulan, sedangkan Aulia Khanza, S.Tr.Kes. dari Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja menjadi lulusan termuda di usia 22 tahun 6 bulan.
Sementara itu, Azahra Aulia Dheananda, A.Md.Par. dari Program Studi Usaha Perjalanan Wisata mencatat prestasi ganda. Ia menjadi wisudawan tercepat sekaligus termuda pada jenjang Diploma 3 setelah menyelesaikan pendidikan tepat 3 tahun di usia 21 tahun 4 bulan.
Dalam wisuda yang digelar di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Sabtu (27/6/2026), Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. mengapresiasi seluruh lulusan atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, capaian para wisudawan tidak lepas dari kerja keras, ketekunan, doa orang tua, serta dukungan sivitas akademika UNS.
Prof. Hartono mengingatkan bahwa tantangan setelah lulus akan semakin kompleks. Di tengah dinamika global yang terus berubah, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan semangat belajar sepanjang hayat.
“Ijazah hanyalah pintu masuk. Yang menentukan keberhasilan adalah kemampuan untuk terus belajar, meninggalkan pengetahuan yang tidak lagi relevan, serta menguasai kompetensi baru sesuai perkembangan zaman,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan capaian UNS yang berhasil masuk kelompok peringkat 951–1000 dunia dalam QS World University Rankings 2027. Namun menurutnya, prestasi tersebut bukan tujuan akhir.
UNS, kata Prof. Hartono, ingin terus melahirkan lulusan yang mampu menjadi problem solver, menghadirkan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan penghargaan bagi wisudawan berprestasi ini, UNS berharap lahir semakin banyak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, daya juang, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.