FT UNS Luncurkan Kelas Internasional, Siapkan Global Engineer Berdaya Saing Dunia
FT UNS menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan SDM unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional.
NUMLIT, SURAKARTA — Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, resmi meluncurkan kelas internasional jenjang sarjana untuk Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Kimia.
Soft launching yang digelar di Kampus FT UNS, Jumat (8/5/2026), menjadi langkah strategis fakultas dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan sekaligus mendukung visi Universitas Sebelas Maret menuju World Class University.
Peluncuran tersebut dirangkaikan dengan forum “Connect & Sharing Ideas with FT Alumni” yang menghadirkan dua alumni berkiprah di tingkat nasional, yakni Bupati Asmat Papua Selatan periode 2025–2030, Thomas EPPE Safanpo, serta Executive Vice President Pelayanan Human Capital PT PLN (Persero), Galih Chrissetyo.
Dekan FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU., menjelaskan pembukaan kelas internasional bukan sekadar penambahan program akademik, melainkan bagian dari transformasi pendidikan teknik agar mampu menjawab kebutuhan industri global.
“Pembukaan kelas internasional ini merupakan upaya nyata Fakultas Teknik UNS untuk menjawab kebutuhan dunia industri dan masyarakat global terhadap lulusan teknik yang memiliki kompetensi internasional, kemampuan adaptif, serta daya saing global,” ujarnya.
Menurut Wahyudi, pembukaan program tersebut merupakan hasil proses panjang yang melibatkan unit pengelola program studi, fakultas, hingga universitas. Proses dimulai dari penyusunan proposal, evaluasi akademik, hingga terbitnya Surat Keputusan Rektor UNS Nomor 1010/UN27/HK.02/2026 untuk Teknik Sipil dan Nomor 1013/UN27/HK.02/2026 untuk Teknik Kimia.
Ia menyebut kebutuhan terhadap kelas internasional terus meningkat seiring tuntutan dunia kerja yang membutuhkan lulusan dengan pengalaman global. Karena itu, program ini dirancang melalui penguatan kurikulum internasional, kolaborasi akademik lintas negara, pertukaran mahasiswa, jejaring industri, hingga peluang kerja sama dengan mitra luar negeri.
“Kami berharap program ini dapat melahirkan global engineer dari Fakultas Teknik UNS, lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi inovator, problem solver, dan pemimpin masa depan,” katanya.
Wahyudi Sutopo menambahkan perkuliahan perdana kelas internasional direncanakan dimulai pada Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 atau Agustus 2026. Seleksi mahasiswa akan mengikuti mekanisme Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS melalui jalur Seleksi Mandiri Tahun 2026.

Selain meluncurkan kelas internasional, FT UNS juga menghadirkan forum berbagi inspirasi bersama alumni. Kehadiran Thomas EPPE Safanpo dan Galih Chrissetyo dinilai menjadi bukti bahwa alumni Fakultas Teknik UNS mampu mengambil peran strategis di pemerintahan maupun industri nasional.
Dalam sambutannya, Wahyudi menekankan bahwa Fakultas Teknik UNS ingin terus membangun jejaring global sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Forum ini menjadi ruang inspirasi, ruang belajar, sekaligus ruang membangun jejaring dan kolaborasi masa depan. Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi sivitas akademika untuk terus berkembang dan berani mengambil peran dalam menghadapi tantangan global,” tuturnya.
Melalui langkah ini, FT UNS menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan sumber daya manusia unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional di tengah perkembangan dunia teknik dan industri yang semakin kompetitif. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.