Kolaborasi Jadi Kunci, SD Muhammadiyah 1 Surakarta Siapkan Generasi Berkemajuan
Keberhasilan anak merupakan hasil kerja bersama antara sekolah dan keluarga, bukan semata-mata tanggung jawab salah satu pihak.
NUMLIT, SURAKARTA — Di tengah tantangan pendidikan abad ke-21, SD Muhammadiyah 1 Surakarta memilih memperkuat kemitraan dengan orang tua sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter, unggul, dan siap menghadapi masa depan.
Pesan itu mengemuka dalam Sosialisasi Program Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 bertema “Growing Together, Achieving Excellence: Bersama Orang Tua Membangun Generasi Berkemajuan, Berakhlak Mulia, dan Mendunia”, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang diikuti wali murid baru kelas I hingga orang tua siswa pindahan, Pengawas Gugus II RA Kartini Issufiyah Dwi Nuryati, serta Pimpinan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Kota Surakarta Harminto itu menjadi momentum memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Surakarta, Sri Sayekti, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara guru dan orang tua menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan potensi setiap anak.
“Setiap anak adalah amanah Allah yang memiliki potensi luar biasa. Tugas kita bukan membandingkan mereka dengan anak lain, tetapi membantu mereka menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri. Ketika sekolah dan orang tua berjalan bergandengan tangan, lahirlah generasi yang beriman, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Ia menekankan sekolah bukan sekadar tempat anak belajar membaca, menulis, atau berhitung, melainkan ruang untuk membentuk karakter, kepemimpinan, kreativitas, serta nilai-nilai spiritual yang akan menjadi bekal sepanjang hayat.
“Kami mengajak seluruh orang tua menjadi mitra terbaik dalam perjalanan mulia ini. Tumbuh bersama untuk meraih keunggulan,” katanya.
Pembelajaran Mendalam hingga AI
Dalam kesempatan tersebut, Sri Sayekti memaparkan berbagai program unggulan sekolah yang terus dikembangkan untuk menjawab tantangan zaman.
Menurutnya, SD Muhammadiyah 1 Surakarta mengintegrasikan pembelajaran mendalam (deep learning), kecerdasan buatan (AI), coding, literasi digital, pendidikan karakter Muhammadiyah, hingga penguatan budaya sekolah yang sehat dan ramah anak.
“Kami memiliki berbagai keunggulan, mulai dari sekolah model, pembelajaran mendalam, kantin sehat, AI dan coding, literasi digital, hingga penguatan karakter Muhammadiyah,” jelasnya.
Ia berharap pendekatan tersebut mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Target Lulusan Berkarakter dan Berprestasi
Lebih jauh, Sri Sayekti menjelaskan bahwa sekolah telah menetapkan standar kompetensi lulusan yang menyentuh aspek akademik, spiritual, maupun kepemimpinan.
Lulusan SD Muhammadiyah 1 Surakarta diharapkan mampu menghafal Juz 30 sesuai target kelas, berakhlakul karimah, rajin beribadah, mandiri, percaya diri, menguasai teknologi, memiliki kemampuan dasar berbahasa Inggris, serta mampu meraih prestasi di bidang akademik maupun nonakademik.
Semangat tersebut dirangkum dalam slogan “Anak Hebat, Orang Tua Terlibat.”
Menurutnya, keberhasilan anak merupakan hasil kerja bersama antara sekolah dan keluarga, bukan semata-mata tanggung jawab salah satu pihak.
“Kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan anak pintar, tetapi juga anak yang bertakwa, kreatif, peduli lingkungan, memiliki wawasan global, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” tuturnya.
Untuk memastikan kualitas lulusan, sekolah menetapkan sejumlah kriteria kelulusan, di antaranya menyelesaikan seluruh program pembelajaran, program Ismuba seperti salat dan mengaji, memiliki sikap minimal baik, mengikuti Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ), serta mencapai nilai rata-rata minimal 80 yang ditetapkan melalui rapat pleno dewan guru.
Melalui penguatan kemitraan dengan keluarga dan inovasi pembelajaran tersebut, SD Muhammadiyah 1 Surakarta berharap dapat terus mencetak generasi berkemajuan yang tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga siap memberi kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. (Damar Sri Prakoso)



No Comment! Be the first one.