Korynnako, Artis Boyolali Warnai Malam Edutech AI Expo 2026
Korynnako tampil di berbagai panggung besar dan berkolaborasi dengan sejumlah musikus, seperti Niken Salindri, Abah Lala, hingga Arya Galih.
NUMLIT, SURAKARTA — Setelah rangkaian diskusi dan sharing session yang padat, suasana di atrium The Park Mall Solo Baru berubah lebih hangat pada Kamis (30/4/2026) malam.
Atrium yang sebelumnya dipenuhi percakapan tentang data dan algoritma, perlahan dipenuhi alunan musik.
Sesi malam Edutech AI Expo 2026 menghadirkan penampilan dari Korynnako, penyanyi muda yang dikenal lewat kanal YouTube dan media sosialnya.
Korynnako, yang memiliki nama asli Korynna Kusuma, membawakan sejumlah lagu yang akrab di telinga penonton. Mulai dari Jangan Paksa Rindu yang dipopulerkan Ifan Seventeen, Sedia Aku Sebelum Hujan dari Idgitaf, hingga Cintaku karya legenda musik Chrisye.
Di balik penampilan panggungnya, Korynnako adalah remaja kelahiran 2008 yang saat ini duduk di bangku kelas XII SMK Negeri 1 Sambi, Kabupaten Boyolali.
Perjalanan Korynnako ternyata bukan sesuatu yang instan. Bakat menyanyinya telah diasah sejak usia dini, bahkan sejak taman kanak-kanak. Ia mulai tampil dari panggung ke panggung sejak kelas II SD, sebuah proses panjang yang dijalani bukan semata untuk tampil, tetapi untuk belajar.
Sosok penting di balik perjalanan itu adalah ibundanya, Ryndra Justicia Hapsari, S.E., M.M. Seorang ibu yang sudah lama bekecimpung di dunia tarik suara, yang juga aktif di dinas SMPN 2 Ngempak, Boyolali. Ia memilih mendampingi anaknya dengan pendekatan yang sederhana, konsisten dan penuh arah.
“Dari awal kami tanamkan bahwa ini bukan soal mencari uang, tapi belajar. Dari situ justru prestasi datang,” ujarnya saat ditemui di Atrium The Park Mall Solo Baru.
Ryndra menceritakan sejak kecil Korynnako aktif mengikuti berbagai lomba. Tak hanya tarik suara, tetapi juga literasi, debat, hingga kegiatan kepramukaan. Deretan prestasi itu bahkan memenuhi lebih dari satu lemari di rumahnya.
Seiring waktu, kepercayaan diri Korynnako pun terbentuk. Ia mulai tampil di berbagai panggung besar dan berkolaborasi dengan sejumlah musikus, seperti Niken Salindri, Abah Lala, hingga Arya Galih. Di berbagai event, khususnya di Boyolali, namanya semakin dikenal.
Kini, langkahnya di dunia musik semakin serius. Korynnako diketahui telah dikontrak oleh Himawan Musik, menjadi salah satu pijakan penting dalam perjalanan kariernya.
Di tengah tema besar ekspo tentang kecerdasan artifisial, Ryndra juga menyinggung peran AI dalam dunia musik. Ia melihat teknologi sebagai peluang, namun tetap perlu disikapi dengan bijak.
“Harapannya AI bisa jadi alat untuk memudahkan dan mencerdaskan. Tapi jangan sampai justru membodohkan,” ujarnya.
Penampilan Korynnako malam itu seolah menjadi penyeimbang dari seluruh rangkaian acara, menghadirkan sisi emosional di tengah dominasi teknologi. (Alfarisa Khusni F. R.)



No Comment! Be the first one.